Jumat, 29 Juli 2011

margarine low fat vs minyak low fat, manakah yg baik untuk jantung kita??

Penyebab penyakit jantung, salah satunya adalah tingginya kolesterol dalam darah, kolesterol dalam darah terjadi karena salah satunya asupan tinggi lemak. Lemak ada 2 jenis yaitu lemak jenuh (saturated fat) dan lemak tak jenuh (unsaturated fat). Jenis lemak yg menyebabkan penyakit jantung adalah lemak jenuh. Dalam makanan yg kita santap tentu mengandung lemak dan tubuh kita selalu membutuhkan lemak, namun kadarnya tidak banyak. Kita sering dibingungkan mengenai pemilihan produk yg mana yg baik terutama apabila ternyata salah satu anggota keluarga kita mempunyai penyakit jantung. Tentu kita memilih-milih makanan agar keluarga kita dapat aman dari penyakit ini atau untuk menghindari perburukan dari penyakit ini.
Dalam memasak, kita menggunakan minyak untuk menumis atau margarine untuk menumis. Apakah itu baik??? Baik saja asalkan tidak melebihi dari kebutuhan tubuh akan lemak yg hanya sekitar 9%nya saja dari keseluruhan kebutuhan asupan makanan lainnya. Maka tentu kita harus memilih minyak yg mana yg bisa digunakan untuk mengurangi kelebihan asupan lemak kita[3].
Kita mulai dengan margarine. Terdapat 2 jenis margarine yg saat ini beredar, margarine biasa yang memiliki lemak trans dan margarine rendah lemak yg bebas lemak trans. Lemak trans terjadi akibat pemrosesan dengan pemanasan sehingga lemak jenuh menjadi teroksidasi dan terbentuklah lemak trans. Lemak trans ini yg berperan dalam pembentukan atherosclerosis dengan meningkatkan konsentrasi plasma dan LDL[2]. Bila terjadi atherosclerosis di daerah koroner maka akan terjadi penyempitan dan akhirnya menyumbat sehingga aliran ke jantung menjadi berkurang atau tidak ada. Sehingga nutrisi dan oksigen menjadi tidak tercukupi sehingga terjadilah nekrosis, manifestasinya dalam bentuk angina atau nyeri dada khas pada penyakit jantung. Apabila ini berkelanjutan maka terjadi iskemia jantung akibat dari kekurangan oksigen pada jaringan jantung[3]. Cukup ini dulu bagaimana terjadinya penyakit jantung koroner, sekarang kita bahas margarinenya aja ya, hehehehehehe. Margarine tadi kan ada 2, margarine biasa yg mempunyai lemak trans dan lemak jenuh sebesar 92% dan margarine yg bebas lemak trans dan rendah lemak jenuh yaitu sebesar 50%. Dari sini saja dapat terlihat bahwa margarine biasa lebih buruk dibandingkan dengan margarine low fat untuk jantung[4]. Sekarang kita bahas mengenai minyak rendah lemak. Minyak rendah lemak ini biasanya berasal dari pohon palem. Rata-rata asam lemak jenuhnya sekitar 50% sama dengan margarine low fat[4]. Nah dalam hal ini, yg kita lihat adalah kadar lemak trans. Pada margarine didapatkan lemak trans lebih tinggi daripada minyak low fat akibat proses pemadatannya yg menggunakan panas. Seperti yg kita tau, pemanasan dapat meningkatkan oksidasi sehingga lebih banyak terbentuk minyak trans yg buruk untuk tubuh kita. Sekarang bagaimana dengan margarine cair low fat. Ternyata margarine cair low fat mempunyai kadar minyak trans yg lebih banyak namun perbedaannya tidak terlalu bermakna, maka margarine ini mempunyai kualitas yg hampir sama dengan minyak low fat[5]. Namun ternyata kadar lemak jenuhnya lebih tinggi dari minyak low fat [5].
Kesimpulannya adalah minyak low fat paling baik untuk tubuh karena mengandung lemak jenuh yg rendah dan  lemak trans yg rendah pula.

Maaf masih banyak kekurangannya karena kurangnya waktu akibat bikinnya disambi bekerja di klinik hehehe, jd akan lebih baik bila membaca lagi jurnal yg menjadi acuan tulisan ini. hehehehe

Daftar Pustaka :
1.FDA,2010
2.Judd,J dkk.1998.Effects of margarine compared with those of butter on blood lipid profiles related to cardiovascular risk factors in normolipemic adults fed controlled diets.Journals Clinical Nutition.USA:68:768-77
3.patofisiologi klinis
4.Ponampallan e.2011.differential effects of natural palm oil, chemically and enzymatically modified palm oil on weight gain,blood lipid metabolite and fat deposition in a pediatric model. nutitional journals.10:53
5.ncbi

Jumat, 22 Juli 2011

kucing pilek???? kenapa????


Kucing yg pilek ternyata penyebabnya bisa sama dengan manusia,seperti yg dilansir oleh http://www.popsci.com/science/article/2011-07/fyi-why-my-cat-so-sneezy, ternyata kucing pilek karena alergi. Penyebabnya pun bisa sama dengan manusia. Terutama alergi serbuk sari dan debu rumah. Itulah sebabnya dalam cerita-cerita zaman dahulu sering diceritakan mengenai kucing yang cinta kebersihan. Mungkin ide itu diambil dari kebiasaan kucing yg selalu bersin apabila mencium debu atau serbuk bunga yg banyak di musim semi orang Eropa. Beberapa kucing juga alergi terhadap lalat dan kutu atau bahkan manusia. Namun alergi terhadap manusia ini jarang terjadi, jadi tenang saja ya :) Kalau kucing itu menjauhi manusia padahal biasanya tidak, mungkin dia alergi bau parfum atau sabun yg kita pakai, atau mungkin ada rokok yg menempel di tubuh kita.
Penyebab lain dari kucing pilek adalah adanya infeksi bakteri dan virus. penyebab yang umum terjadi biasanya adeno-2 dan bordatella. Biasanya kucing tidak hanya pilek saja namun bisa merah matanya,batuk, pileknya juga keluar banyak serta ada pembengkakan kelenjar.
penyebab ketiga mungkin hanya iritasi sementara dari si kucing. Untuk yg satu ini biasanya pilek yg terjadi sangat jarang keluar. Hal ini dikarenakan fungsi utama dari hidung kucing adalah untuk membaui, jadi apabila membaui sesuatu yg iritatif, seperti hidung kita, akan bersin dan meler sedikit, setelah itu, sehat lagi, g pilek hehehehe
penyebab ke 4 dari kucing pilek adalah adanya sumbatan atau obstruksi di saluran hidung kucing, apalagi bila sumbatan atau obstruksi berasal dari benda asing yg berasal dari luar tubuh si kucing. Hal itu karena sistem pertahanan lokal hidung kucing yg mendeteksi bahwa adanya benda asing di liang hidung sehingga memicu tubuh kucing untuk mensekresi atau menghasilkan banyak sekret atau lendir, jadilah pilek. Hal ini dimaksudkan agar si benda asing yg berada di hidung kucing dapat keluar dan lega deh. Bagaimana dengan sumbatan yg berasal dari tubuhnya sendiri??? apakah mungkin??? Hal itu mungkin terjadi apabila ada senyawa yg mengiritasi hidung kucing dan membuat pembengkakan di dalam hidung kucing sebagai reaksi berlebihan dari senyawa iritan tersebut. Pembengkakan ini bisa sangat besar sehingga kucing bisa sesak napas sehingga harus segera dibawa ke dokter hewan terdekat. Mukus atau lendir yg dikeluarkan hidung kucing disini memiliki maksud untuk menurunkan reaksi sakit atau gatal yg terjadi akibat iritasi di hidung kucing tadi.
Penyebab ke 5 pileknya si kucing adalah bisa jadi si kucing lagi sakit gigi. Misalnya ada abses atau bengkak yang berisi nanah di gigi kucing ternyata bisa juga menyebabkan si kucing pilek. Jadi perhatikan saja kalau kucing makannya sedikit atau sulit makan atau mengeong terus saat makan, bisa jadi dia baru sakit gigi.
Penyebab terakhir adalah adanya kelainan medis, bisa jadi ada herpes dimana bisa dilihat di matanya yg bengkak dan terdapat ulkus. Apalagi bila si kucing menggigil dan demam, bisa dipastikan si kucing terkena herpes. Hal ini terjadi apabila si kucing tidak mendapat vaksinasi herpes, atau terlambat mendapat vaksinasi, karena vaksin baru bisa bekerja setelah 2 minggu setelah vaksin. Jadi jangan marah marah ke dokter hewan apabila telah vaksin namun sakit herpes juga. Selain masalah herpes, ternyata ada masalah kesehatan kucing  pilek lainnya yg lebih gawat, yaitu leukimia pada kucing. biasanya terjadi pada kucing yg masih kecil. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh kucing yg baru lahir dan kucing kecil belum sempurna. Namun daya tahan tubuh si kucing kecil ini harus dirangsang supaya dewasanya dia siap menghadang semua invasi dari virus, bakteri, jamur dan sel kanker. Namun apabila stubuh si kucing kecil ini dimasuki oleh virus (biasanya jenis retrovirus) sedangkan sistem imun si kucing kecil ini tidak memadai, maka terjadi penurunan daya tahan tubuh dari si kucing kecil. Penularannya biasanya dari saliva atau ludah. Gejala yang tampak adalah gejala kekurangan imun,seperti pembengkakan kelenjar getah bening/limfonodi, demam, menggigil, penurunan berat badan kucing,pucat/anemia,gangguan pencernaan seperti diare atau muntah,gangguan respirasi seperti sesak napas dan pilek serta batuk, gangguan mata dan mulut, dan lain sebagainya. Yang pasti, gejala tidak hanya meliputi satu sistem tubuh saja, tapi beberapa sistem tubuh. Sehingga apabila tampak kucing yang seperti ini, sebaiknya langsung saja dibawa ke dokter hewan karena kemungkinan besar si kucing terkena feline leukimia virus.
Semoga bermanfaat, kurang dan lebihnya saya minta maaf ya !!! atau kalau ada pertanyaan bisa lewat postingan disini kok. okey !!!!! semangat selalu y!!!!!!!!!